Hubungi kami:


(0285) 423223

(0285) 423223-303

Ekspose Kajian DRD: Kajian Pra Revitalisasi Pasar Berorientasi Kesejahteraan, Kenyamanan, dan Keindahan (Kasus Revitalisasi Pasar Banjarsari Kota Pekalongan)

20-12-2018 09:29:17

1.      Kegiatan Kajian

:

 

-        Judul Kajian

:

Kajian Pra Revitalisasi Pasar Berorientasi Kesejahteraan, Kenyamanan, dan Keindahan (Kasus Revitalisasi Pasar Banjarsari  Kota Pekalongan)

2.      Lembaga Pelaksana

:

 

-        Nama

:

Dewan Riset Daerah Kota Pekalongan

-        Alamat

:

Bappeda Kota Pekalongan

Jl. Sriwijaya No. 44 Pekalongan 51111

-        Telp/Fax/Email

:

(0285) 4223223 / drdpekalongan@yahoo.co.id

3.      Waktu Pelaksanaan

:

Mei – November 2018

4.      Lokasi Penelitian

:

Kota Pekalongan

5.      Peneliti

:

 

-        Ketua Tim

:

Prof. Dr. Siti Nurhayati, MS

-        Anggota : 1.      Suryani, SH., M.Hum
    2.      Dr. Shinta Dewi Rismawati, SH., MH.
    3.      P. A. Christianto, M.Kom
    4.      Rr. Vita Nur Latief, S.KM, M.Kes
    5.      Mujiyono, M.Si
    6.      Sobrotul Imtikhanah, SE., M.Si

 

ABSTRAK

 

Salah satu sarana perdagangan besar yang ada di Kota Pekalongan adalah Pasar Induk Banjarsari yang terletak di Jalan Sultan Agung, Sampangan, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan. Pasar induk ini lokasinya menjadi satu dengan Mall Borobudur dan Swalayan Giant. Pasar Banjarsari memiliki 3 lantai dan terdiri dari 1.156 kios, 171 toko dan 2.701 los. Lantai pertama sebagian besar ditempati oleh pedagang tekstil, lantai kedua  dan ketiga ditempati berbagai macam jenis dagangan, baik kuliner, sayur, daging, maupun toko kelontong. Kondisi ini berubah total setelah terjadi kebakaran Pasar Banjarsari pada Senin, 26 Februari 2018 dan baru bisa padam total setelah 30 jam dari kejadian. Pasca terjadi kebakaran, kegiatan ekonomi yang tadinya terpusat di Pasar Induk Banjarsari untuk sementara waktu di relokasi ke Jalan Patiunus dan sekitarnya di mana para pedagang ditampung pada barak-barak yang sifatnya sementara dan bentuknya semi permanen. Kondisi di lokasi penampungan sementara tentu saja mengalami berbagai kendala dalam pelaksanaan transaksi perdagangan seperti panas, berjubel, pedangan dan pembeli kurang nyaman, serta mengganggu kios-kios buah yang sudah ada sebelumnya di Jalan Patiunus. Kondisi ini harus segera ditindaklanjuti dengan kebijakan Pemerintah Kota Pekalongan untuk melakukan revitalisasi pembangunan kembali Pasar Iduk Banjarsari pasca kebakaran. Untuk mendukung upaya revitalisasi Pasar Induk Banjarsari maka melalui kegiatan penelitian akan dilakukan kajian pra revitalisasi Pasar Induk Banjarsari, sehingga dapat memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Kota Pekalongan terkait dengan kebutuhan dan bentuk bangunan, ketersediaan sarana sosial, pemeliharaan lingkungan, serta kenyamanan bagi pedagang dan pembeli dalam bertransaksi.

 

Kata Kunci: Pasar Banjarsari, Pemkot Pekalongan, Pra revitalisasi, Rekomendasi