Hubungi kami:


(0285) 423223

(0285) 423223-303

Pemetaan dan Strategi Penurunan Pengangguran di Kota Pekalongan

17-12-2019 10:18:21

Pengangguran adalah persoalan krusial bagi pemerintah, termasuk pemerintah daerah. Seringkali pula, tingkat pengangguran dijadikan indikator bagi kemajuan sebuah kota/kabupaten. Pemerintah Kota Pekalongan juga menjadikan pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran sebagai arah kebijakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Pekalongan pada tahun 2018 yaitu 6,13%, lebih tinggi dari nasional (5,13%) dan Provinsi Jawa Tengah (4,23%). Target angka TPT sesuai dengan RPJMD tahun 2017 sebesar 3,90% juga belum tercapai. Penyebab utama naiknya TPT Kota Pekalongan ditenggarai oleh peristiwa kebakaran Pasar Banjarsari dan bencana rob. Namun diperlukan kajian untuk memetakan penyebab pengangguran dan menemukan strategi pemecahan masalah pengangguran yang terjadi di Kota Pekalongan. Hal inilah yang melatarbelakangi Dewan Riset Daerah (DRD) Kota Pekalongan melaksanakan kajian dengan judul Pemetaan dan Strategi Penurunan Pengangguran di Kota Pekalongan.

Kajian dilaksanakan dengan pendekatan survey lapangan (field research) dengan menggunakan metode pengumpulan data kuesioner dengan pertanyaan terbuka yang menyasar responden dengan karakteristik penduduk Kota Pekalongan dengan usia produktif. Dari hasil survey didapatkan hasil yang menarik yaitu dari responden yang semula bekerja sebagai buruh, pegawai swasta, dan juga lainnya mereka bercita-cita menjadi wirausahawan atau memiliki usaha sendiri, tidak banyak yang ingin jadi TNI/Polri/PNS. Hal ini menunjukkan bahwa tipe pengangguran di Kota Pekalongan adalah friksional yaitu menganggur karena ingin mencari pekerjaan yang lebih baik seperti ingin menjadi wirausahawan dengan alasan gaji lebih besar dan tidak terikat waktu.

Kajian Pemetaan dan Strategi Penurunan Pengangguran di Kota Pekalongan menghasilkan rekomendasi yaitu strategi Pemerintah Kota Pekalongan dalam pengurangan pengangguran antara lain memfasilitasi pembiayaan murah bagi pedagang/wirausahawan bagi usaha yang unbankable, memberi pelatihan kewirausahaan berbasis IT bagi pedagang/wirausahawan, dan memfasilitasi perizinan usaha bagi pedagang/wirausahawan dengan mudah dan murah, melalui Online Single Submission (OSS).