Hubungi kami:


(0285) 423223

(0285) 423223-303

Workshop Penilaian Kerugian dan Kerusakan (Loss and Damage) Akibat Perubahan Iklim

17-02-2017 13:41:36

Perubahan iklim berdampak besar terhadap bumi salah satunya adalah keseimbangan alam. Yang paling terlihat dari dampak perubahan iklim adalah naiknya permukaan air laut akibat pemasanan global yang menyebabkan banjir rob di beberapa wilayah di Indonesia seperti yang terjadi di wilayah pesisir Kota Pekalongan. Secara sosial ekonomi terjadinya banjir rob di Kota Pekalongan membawa kerugian yang cukup besar. Namun begitu belum ada kajian yang khusus mengukur nilai kerugian dan kerusakan yang ditimbulkan dari adanya bencana banjir rob ini.

Pemerintah Kota Pekalongan bersama dengan Yayasan Bina Karta Lestari (Bintari) Semarang mengadakan Workshop Penilaian Kerugian dan Kerusakan (Loss and Damage) Akibat Perubahan Iklim. Workshop tersebut diadakan pada Kamis, 16 Februari 2017 di Ruang Jetayu Setda Kota Pekalongan dengan peserta dari berbagai forum di antaranya adalah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Pekalongan, LPM & BKM Kelurahan, dan instansi terkait lain. Workshop dibuka oleh Wakil Walikota Pekalongan dan dipandu oleh Plt. Kepala Bappeda Kota Pekalongan, sementara pemateri berasal dari peneliti Yayasan Bina Karta Lestari (Bintari).

Workshop ini merupakan kelanjutan dari studi yang dilakukan oleh Yayasan Bina Karta Lestari (Bintari) yang melakukan penilaian kerugian dan kerusakan (loss and damage) akibat perubahan iklim di Kota Pekalongan (Baca juga: Bappeda Kota Pekalongan Sambut Baik Rencana Studi terkait Loss and Damage Akibat Dampak Perubahan Iklim di Kota Pekalongan). Studi ini disambut baik oleh Pemerintah Kota Pekalongan yang kemudian memfasilitasi kegiatan workshop. Penilaian kerugian dan kerusakan didapatkan dengan melakukan penelitian kualitatif dengan metode wawancara kepada masyarakat terdampak rob untuk mendapatkan nilai kerugian dan kerusakan yang dialami. Melalui workshop ini pemerintah mengajak mengajak OPD untuk turut menghitung nilai kerusakan dan kerugian yang dialami OPD dari sisi pemerintah.